Jenis Bela Diri ? Apa itu Non-Contact, Full-Contact, dan Semi-Contact
Assalamualaikum n Salam Sejahtera Buat Kamu Yang Baca. 😎
Kali ini aku akan jelasin mengenai jenis bela diri yang ada sekarang.
Kalau kamu bilang jenis bela diri itu Silat, Taekwondo, Karate, Kungfu, atau yang lain wajar aja, karna kebanyakan orang memang beranggapan seperti itu. Tapi sebenarnya itu adalah macam-macam bela diri, bukan jenisnya.
Jenis bela diri ada 3. Non-contact, Full-contact, dan Semi-contact.
Kita bahas satu-satu :
Non-Contact
"Kecepatan dan kelincahan adalah nomor satu"
Jenis bela diri ini saat latihan sparing (bertarung) menggunakan pelindung yang sangat lengkap mulai dari pelindung tangan, kaki, gigi, kepala, dada, dan kelamin, agar tidak terjadi cedera yang parah.
Bela diri ini bertujuan untuk menciptakan pendekar yang ahli dalam pertarungan pertandingan kejuaraan/olimpiade, karna serangannya sangat cepat tapi terukur.
Maksudnya terukur karna serangannya tidak boleh membuat lawan merasa sangat kesakitan, karna itu adalah peraturan dalam pertandingan.
Tapi bukan berarti serangan yang dihasilkan bela diri jenis ini betul-betul tidak sakit, itu tergantung dari yang menggunakannya saja. Karna jika dalam keadaan bahaya, mereka bisa melakukan serangan yang menyakitkan, walau tidak sesakit jenis bela diri full-contact.
Ada juga yang bela diri jenis non-contact yang bahkan tidak di ajarkan cara bertarung, tapi malah di ajarkan seni/penampilannya saja.
Jenis bela diri ini sangat banyak di temui, bahkan lebih eksis di banding yang full-contact.
Kelebihan :
- kecepatan serangan edan 😂
- kontrol serangan yang bagus
- sangat lincah
- lebih terkenal
Kelemahan :
- tenaga serangan kurang
- keefektifan saat pertarungan jalanan
- ilmu yang diajarkan lebih sedikit
dibanding semi/full-contact.
Full-Contact
Adalah kebalikan dari non-contact. Bela diri yang dapat di kategorikan jenis ini ialah bela diri yang serangannya bersifat mendobrak/menghancurkan, karna itu serangan yang di hasilkan sudah pasti sakit banget 😂. Tapi soal kecepatan masih kalah sama yang non-contact.
"Tenaga serangan dan ketahanan adalah nomor satu"
Jenis bela diri ini saat latihan sparing tidak menggunakan pelindung apapun, karna orang yang menekuni jenis bela diri ini harus terbiasa dengan rasa sakit terkena serangan.
Jenis bela diri ini mengutamakan pertarungan jalanan, makanya teknik/ilmu yang diajarkan lebih banyak. Seperti membanting, mengunci, tendangan pukulan, pernafasan, keroyokan, bahkan menggigitpun termasuk tekniknya.
Jenis bela diri ini memiliki tujuan sesungguhnya dari bela diri, yaitu "pertahanan diri dari segala ancaman". Karna itu jenis bela diri ini sangat ampuh dalam pertarungan jalanan.
Bela diri jenis ini tidak bisa ikut di pertandingan kejuaraan/olimpiade karna tidak terbiasa mengatur tenaga dengan baik. Makanya jenis bela diri ini jarang di dengar.
Meski begitu bukan berarti jenis bela diri ini tidak punya kejuaraan/olimpiade, karna jenis ini punya kejuaraan/olimpiade tersendiri.
Jenis bela diri ini sangat jarang di temui, bahkan ada yang menyembunyikan diri.
Kelebihan :
- tenaga serangan edan
- pertahanan yang lebih baik
- ilmu/teknik yang lebih banyak
- sangat efektif dalam pertarungan
jalanan
Kelemahan :
- kecepatan yang biasa aja
- kurang baik dalam mengontrol
tenaga serangan
- kurang terkenal
Semi-Contact
Adalah jenis bela diri yang berada di antara non-contact dan full-contact.
Bela diri yang di kategorikan semi-contact adalah bela diri yang memiliki banyak teknik, tapi serangan yang dihasilkan terkesan ditahan/sentakan.
Jenis bela diri ini saat latihan sparing menggunakan pelindung yang kurang lengkap di banding yang non-contact, kadang hanya pelindung dada.
Jenis bela diri ini diajarkan tentang bertahan dari dari serangan lawan. Tapi materi yang diajarkan tidak sebanyak yang full-contact.
Jenis bela diri ini dikenal lebih ampuh dalam pertarungan jalanan di banding yang non-contact.
Jenis bela diri ini juga banyak di temui, karna jenis bela diri ini bisa ikut dalam kejuaraan/olimpiade.
Kelebihan :
- serangan yang cepat
- teknik yang lumayan banyak
- cukup ampuh dalam pertarungan
jalanan
- bisa ikut kejuaraan/olimpiade seperti
non-contact
Kelemahan :
- tenaga serangan kurang
- ilmu yang di dapat masih kurang di
banding full-contact
- kurang ampuh dalam pertarungan
jalanan jika lawannya banyak
Itulah tadi jenis-jenis bela diri yang ada.
Aku tidak tulis bela diri apa saja yang masuk ke-3 kategori di atas karna aku yakin kamu pasti tau yang mana yang termasuk di antara 3 kategori di atas 😏. Kalau tidak, berarti kamu masih kurang pengetahuannya soal dunia bela diri.
Semua yang ditulis diatas berdasarkan hasil pengamatan dan kenyataan yang ada di jalanan.
Meskipun begitu, bukan berarti apa yang di tulis di atas sepenuhnya benar. Karna ada juga bela diri yang saat masih sabuk/tingkat rendah diajarkan teknik non-contact, tapi saat sabuk/tingkat atas teknik yang diajarkan berubah menjadi semi/full-contact.
Ada juga orang yang belajar di bela diri yang non-contact tapi hebat dalam pertarungan jalanan, begitupun sebaliknya.
"Semua itu tergantung dari orang yang menekuni bela diri itu sendiri"
Kiranya dengan apa yang aku tulis ini bisa bermanfaat buat kamu, apa lagi untuk mengetahui jenis bela diri di sekitarmu atau yang sedang kamu tekuni.
Sekian dari aku. Tetap semangat berlatih dan mengembangkan diri.
Tengkyu brooo........😎




Komentar
Posting Komentar